Sabtu, 18 Februari 2017
Scooby Doo dalam Perspektif Psikitari
Sebagai seorang yang (sempat) tertarik dengan dunia psikiatri, sudah sewajarnya jika saya melihat berbagai fenomena dari sudut pandang jiwa dan mental. Salah satunya adalah masa kecil kuta semua.
Ada yang suka Scooby Doo? Anak 90-an pasti tau kartun yang satu ini Salah satu kartun paling repetitif yang pernah ada. Plotnya adalah mereka Sedang berjalan-jalan, kemudian bertemu orang, dapat cerita tentang hantu monster, kemudian ternyata hantunya adalah manusia. Lalu ditangkap polisi dan mereka bilang "Aku pasti akan berhasil jika bukan gara-gara kalian" waktu topengnya dilepas
Tapi betapa luar biasanya perbedaan persepsi. Yang kita lihat sekarang vs. yang kita lihat dulu sebagai anak -anak ternyata sangat berbeda. Sadarkan kita, bahwa karakter yang ada di kartun tersebut mencerminkan beberapa macam kelainan psikiatri?
Fred sebagai seorang pemimpin di geng mereka, maka sangat wajar bila dia yang terlihat paling menonjol. Setiap kali ada kasus, dialah yang menjadi dominan (hampir setiap kali). Fred sangat tidak suka dikritik entah itu dari penampilan atau dari keputusan yang dia buat. Dia tidak suka menerima pendapat Orang lain, dan hanya menerima apabila memang sudah benar-benar terpaksa. Kerapkali dia mengkritik ulah dari Scooby & Shaggy terlebih dari penampilan mereka.
Dx : Narcissism
Daphne menjadi tipikal "si cantik" di film-film. Mudah sekali mengalami musibah dan rentan diculik. Dan pada akhirya, tergantung dari teman-temannya untuk menyelamatkannya.
Dx: Dependent personality disorder.
Velma adalah otak dari geng "Mystery Inc." Semua hal harus Sesuai dengan perkiraan & harapannya. Mau tidak mau. Dan biasanya dia benar.
Dx: Obsessive compulsive personality disorder
Shaggy . Jelai sekali dia adalah seorang penakut. kerapkali dia & Scooby doo "craving" terhadap Scooby Snack
Dx: Substance Abuse + Paranoia
Scooby Doo. Dia adalah anjing tetapi dia berpikir bahwa dia manusia. Setiap kali ada yang menyebut bahwa Scooby Doo adalah anjing, dia akan bereaksi "Han, Anjing? dimana?" Dia juga craving terhadap Scooby Snack
Dx: Substance Abuse + Dissociative Identity Disorder
Scrappy Doo adalah keponakan dari Scooby Doo. Badannya memang kecil tapi terkadang dia yang paling berani (terkadang terlalu berani) dan Sering kali penuh dengan kekerasan.
Dx: Napoleon Complex (kompensasi berlebihan terhadap fisik yang pendek dengan cara menunjukkan keberanian)
Sekain. Masih banyak teori (teori konspirasi) lain tentang film (terlebih film kartun jaman kita kecil dulu). Stay tune.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar